Sunday, January 6, 2013

Why so hard? #inconsistent no.3

Some people might not know this, but I AM A PLANNER.
I tried to change this habit because sometimes it annoys me so freakinnnnn' much. Recently I was really stressed out because most of the things not went as I planned.
Pfffiuuhhhh!

Friday, December 14, 2012

Update: Most Favorite Song 2012 (Korea)

1. Big Bang- Blue

2. K. Will- Please Don't


 3. Kim Joong Kook- Men are all like that


4. T-ara- Day by Day


5. 2NE1-  I love you


homemade SUSHI

Bahan:
- 2 cup beras jepang (dicuci bersih, kemudian masak didaalam rice cooker)
- 1 kaleng tuna
- Bawang bombay secukupnya (untuk ditumis bersama tuna)
- 3 kali perasan jeruk nipis/ lemon
- Gula
- Garam
- Mayonaise
-  Rumput laut kering secukupnya

Cara membuat:
1) Panaskan api. Tuangkan air tuna ke dalam wajan, setelah panas, masukkan bawang bombay. Setelah harum masukkan tuna. Dimasak sampai tercampur rata saja.

2) Peras jeruk nipis/ lemon didalam mangkuk, larutkan dengan 1 sdt gula dan 1/2 sdt garam. (Tergantung selera anda, jika tidak suka manis, takaran gula bisa dikurangkan)
3) Setelah nasi masak, tunggu sekitar 10- 15 menit. Keluarkan dari rice cooker. Campurkan larutan jeruk nipis/ lemon yann telah disediakan sebelumnya kedalam nasi tersebut. Aduk rata.
4) Keluarkan satu lembar rumput laut kering, letak nasi diatasnya tetapi tidak sampai pinggir rumput laut. Kemudian semprotkan mayonaise secukupnya diatas nasi. Tuang tuna yang telah disiapkan sebelumnya ditengah nasi. Gulung perlahan supaya RAPAT!

5) Gunakan pisau yang tajam untuk memotong dan jika pisau terasa lengket setelah memotong sushi, bisa dipersihkan dengan tissue atau lap yang sedikir lembab.

Ps:
-saya tidak menggunakan rolling untuk menggulung sushi, ataupun plastik sebagai alas dan penggulung sushi, saya hanya menggunakan telenan tipis untuk alas rumput laut kering.
-awalnya agak susah sih menggulung. Tapi nggak harus nunggu lama untuk gulungan yang sempurna.
Ini hasil gulungan kedua, dan di dalam gulungan ada keju potong juga.
Pps:
- all ingredients can be found in Jusco (Malaysia) or Berastagi Swalayan (Medan).

Why so hard? #inconsistent no.2

How can I do my assignments in these 2 years???

Monday, August 27, 2012

Books Review

1) Habibie & Ainun


Buku ini aku beri rating 4/ 5. Ceritanya mengalir; dari awal mula Pak Habibie bertemu dengan Ibu Ainun sampai akhir hayat Ibu Ainun. Cerita ini juga membuat saya iri dengan kisah cinta Pak Habibie dan Ibu Ainun!!! Beruntung dan bahagianyaa bisa bertemu soulmate sejati. Huhu.
Di buku ini Pak Habibie juga nggak nge- judge orang orang Indonesia yang bekerja di luar negeri bukan di negara sendiri.
Ngomong- ngomong, sampai sekarang aku masih berpikir bahwa buku ini nggak ada di edit loh. Apa yang ditulis Pak Habibie langsung dicetak ke buku ini.







2) Ganti Hati

Buku ini aku beri rating 4/ 5. Sebenarnya tau Pak Dahlan Iskan ketika buku ini dibeli oleh saudara. Terus, aku beli juga bukunya. Sangat terkesan dengan perjuangan beliau dari miskin yang sampai nggak punya sepatu sampai bisa seperti sekarang. Terkesima juga membaca cerita beliau yang habis dioperasi tetapi tetap bersikeras menjalankan kewajiban pekerjaannya. Hal yang membuat aku merinding adalah ketika aku melihat foto hati Pak Dahlan Iskan. Aduhhhh, ngeliatnya di foto aja udah lemes.









3) Chairul Tanjung Si Anak Singkong

Buku ini aku beri rating 3/ 5. Rasanya buku ini nggak seperti 2 buku sebelumnya. Di buku ini alur ceritanya sedikit membingungkan(buat aku). Mungkin karena baru aku baca sekali ya (biasanya aku suka ngulang lagi baca kalau udah selesai).













Personally aku paling suka baca buka Habibie Ainun. Dan rencananya buku ini akan diadaptasi dalam bentuk movie. Can't wait:)

Friday, August 10, 2012

Jangan salah artikan ramadan.

Menjelang ramadan, aku sering dapet broadcast message melalui ponsel tentang bagaimana menamatkan Al Quran 30 Juz selama 30 hari. Bagus sih, karena membaca Al Quran di bulan puasa mendapatkan pahala yang lebih dibandingkan dengan bulan bulan yang lain apalagi mengkhatamkannya, tetapi aku berpikir betapa egoisnya kita yang hanya mau membaca Al Quran di bulan ramadan saja. Jujur aja, selain bulan puasa, aku juga tidak begitu rutin membaca Al Quran, tetapi di bulan ramadan malah mau mengkhatamkan seolah balas dendam terhadap 11 bulan yang lain. Bukankah lebih baik jika kita rutin membaca Al Quran? Bukan hanya di bulan suci ramadan aja. Jika kita rutin, maka pada bulan puasa kita bisa belajar sedikit demi sedikit mengenai terjemahan Al Quran. Sempatkan diri untuk membaca terjemahan ayat ayat Al Quran juga, ini membuat kita merinding!!! Atau sempatkan diri selain membaca surat surat seperti Al Waqiah, Al Mulk, Al Kahfi, dst. sehari hari.

Selain itu, banyak sekali orang yang menganggap bahwa solat 5 waktu di bulan puasa harus dijaga. Nah lo, jadi selain bulan puasa? Nggak solat gitu? Yang bener adalah solat 5 waktu senantiasa harus dijaga kapan pun itu. Di bulan ramadan, kita bisa melipat gandakan pahala dengan solat 5 waktu di awal waktu. Kalau biasanya di 11 bulan yang lain solatnya selalu mepet mepet waktunya, di bulan ramadan, begitu mendengar adzan langsung solat. Atau kalau biasanya cuma solat wajibnya aja, ini ditambahin dengan solat sunnat nya.

Selanjutnya, ketika di bulan ramadan, kita banyakkk banget mengatur jadwal berbuka puasa bersama atau sahur on the road (SOTR). Hal yang sangat positif karena sekalian berbuka bersama, sekalian reunian, sekalian mempererat tali silaturahmi. Sahur on the road (SOTR) juga membuat kita berbagi dengan orang orang yang kurang mampu dengan kita. Hal yang membuat aku heran adalah, dengan adanya jadwal buka bersama atau sahur on the road malah membuat sebagian orang lalai akan solatnya (Magrib atau Subuh). Mikirnya, karena buka bersama jadi nggak perlu menunaikan maghrib ya? Atau karena udah berbuat kebaikan di sahur on the road (SOTR) jadi solat subuhnya bisa ditinggalin? Ini aku nggak ngerti banget deh. Ya solat wajib harus dilaksanakn juga kan?

Sebenarnya, bulan puasa ini adalah bulan bonus bagi kita. Dimana kita biasa melipatgandakan pahala dari yang wajib kita kerjakan sampai yang sunnah. Allah double kan pahalanya. Apalagi kakau sedekah.  Nggak di bulan ramadan aja, Allah ngeganti, apalagi di bulan puasa, double triple digantinya. Masha Allah.

Dari tulisan ini, aku sama sekali nggak mau menyinggung siapapun. Niat dari menulis ini adalah supaya kita semua sadar bahwa kita terkadang 'terperangkap' oleh kata RAMADAN. Kalau udah mendengar kata ramadan, teringatnya akan baju baru untuk hari raya, asmara subuh, jadwal buka bersama, sahur bersama, es buah, harus solat, nggak boleh bohong, nggak boleh kumur-kumur, nggak boleh ini dan itu. Sebaiknya jika kita mendengar kata RAMADAN, kita teringat akan, amal solat kita, amal sedekah kita, zakat yang harus dikeluarkan (bagi yang mampu), solat tarawih, ke mesjid, dan harus ada niat untuk TINGKATKAN AMAL.

Di minggu minggu terakhir ramadan ini, yuk mari sama sama evaluasi diri.

Wednesday, July 4, 2012

Medan: Museum Rahmat Gallery

It's been two weeks of school holiday in Indonesia. My little brother will starts his class this Friday. Before that, I asked him to go to Museum Rahmat Gallery with me.
Museum Rahmat Gallery is famous in Medan. You can see the animals (REAL ANIMALS) with your own eyes there IN FRONT OF you, however they have been preserved. The animals were hunted by Bapak Rahmat himself. He travelled around the world to chased all kind of animals. His photos were hanging on the wall, smiling after catched the runner. You can googling him and you will find out.
By the way,  I am not a fan of any animals, so I was a bit scared there. The moment you enter the museum, a giraffe will welcome you with his friends.... Awww!
Well, if you are a fan of animals, you might say "How adorable", "How cute" , "Stunning!", and whatever you wanna say. But me! I was scared, goosebumps all over my body, and cringe. I was imagining about Night at the museum movie and it made myself more horrible.
However, we had fun! My little bro was an animal fan. So, he gave me new information there.
Here are some of the pictures:
WELCOME
So, if you somehow wanna go to Medan, visit this museum, okay?