Sunday, October 23, 2011

Unsatisfaction Service

This happened to me last week when I invited my friend and her Mom to try PH in Indonesia. They visited me at my hometown, Medan and I told them that PH in Malaysia and Indonesia was different. It's a wayyyyyyyyy delicious and yum yum in Indonesia :D
We were there at PH restaurant for dinner around 9 pm, we took our order and yeahhh.. we waited. From the menu, my friend and her Mom surprised already because there were so many choices. But then, here began the drama. One of the menu did not served at our table. I asked 3 times about it and they (the waiter and waitress) told me "I will check, I will check. I will check" . While there were checking, we finished all our food and felt like want to go home BUT these waiter and waitress kept us there and still checking I guess. Therefore, I asked for the bill and you know WhaTtt????? Yes, you know. It came in a minute only. I asked them, so where was the menu and the waitress told me "Hmm, actually, you did not order it, Miss. If you want, you need to wait for 7 minutes. So?"
WHAT T%6&7**&*@^*@). That time my emotion (anger) really showed up."So, you asked me to wait another 7 minutes? Why don't you tell me before, I asked you 3 times what??? I am sure that I ordered it and now you said it's not on the list?NONSENSE."
After payment, the waitress tried to do her job once again, Smile and  said "Thank you, please come again."
"No, I don't want to come here anymore."
And I did not care that she will tell about me to the other waitresses, I just DIDN'T CARE!


After I reached home, I know I had mistake; I can't control my emotion. As a defensive statement I just can say that time I was so upset and disappoint because I cannot show my friend how good PH was. It turned to be like that!

Sunday, October 9, 2011

Time for KUANTAN

Guys, aku ke Kuantan pas hari raya idul fitri yang ke 4. Karena aku udah harus balik lagi ke KL. Hiks (sumpah, males banget rasanya).
Aku stay di rumahnya housemate aku. Rumahnya homey banget loh.  Berasa di rumah sendiri.
So, here is my story:

Kami pushed off dari KL jam 8.30 malam dan sampai Kuantan jam 1 pagi. Langsung tidur and tidur. Besok siangnya kami ke Cherating!!!!!!!!!!!! HAHAHA
Cherating itu terkenal dengan penyunya. Yah, mirip bali lah.
Trus trus yahhhhhhhhh, kami main pantai lah. Di Cherating ngepantai, di Kuantan juga ngepantai. Karena hari raya, kawan aku banyak datang open house. Jadi ya ya yaaaa, okey lah pergi open house juga (aku nya nggak mau ikut tapi). Di KUANTAN sih aku banyak tidur and makan kali yahhh, jadi yaaa nggak banyak cerita juga. Mamanya housemate aku masakkkkk terus kerjaannya, jadi yaaa harus disyukuri juga kan? ;)
Tapi pengalaman yang tak terlupakan pas aku NGEBATIK di Cherating. HAHAHA. Aduh, maklum ya, kalau ada yang pernah baca post aku tentang Art and Craft Class pasti tau kalo aku orangnya sangat tidak berseni. Nah, nah, di Cherating dengan PD nya aku NGEBATIK sendirian padahal bisa bedua gitu lohhh. Aku bilang sama housemate aku kalo aku pengen banget nyoba sendiri and liat hasil karyaku; Lebay Mode On!
Tapi aku nggak mau show off disini ya, malu dibilang jelek. Tapi komentar dari orang orang terdekat sih katanya hasilnya bagus dari seorang unprofessional kayak aku.


ps:
Nggak banyak cerita sih dari Kuantan. Sorry, but still I wanna share;)
Tapi yang paling terkenal itu pantai teluk chempedak dan chicken chop enak di teluk chempedak. Love that!







Saturday, October 8, 2011

foodcourt for what?

I never ever ever understand with people who really like to study at noisy places. Last week I went to the mall and while waiting for my friend to come, I ate late lunch at food court. Then I was sitting right in front of a table with four chairs and there is a Chinese girl sat there. At first, I didn't really notice of what she was doing then I looked, looked, looked and looked, she was STUDY!! She wore ear plug (as I observed) and did some math calculation on her paper and on her laptop.
I am aware enough that many of my friends will go to Mc'D or something like kopitiam to study if exam is around the corner. That's still acceptable for me. But but hey, hello!!!! We are talking about food court at lunch time and on weekend! You can visualize how noisy that place was!!!!!!!!!!!!!!!!!
Well yeah, I mean I never do that before, go study at Mc'D either. I always stuck in my room or else in library. That's all!.
Btw, I took a pic of it. Hehe.
Nonetheless, I know that everyone has different style for study. So, enjoy you style! And have a great weekend everyone :)

Monday, September 19, 2011

I am (not) OK

Rasanya pengen nangis.
Rasanya air mata ini harus jatuh.
Rasanya pengen gitu lemah aja nggak usah tegar.
Rasanya pengen bilang ke orang orang kalo sebenarnya aku nggak kuat, aku nggak mampu, aku nggak sanggup.
Tapi rasanya mulut pun susah mengucapkannya
Jadi ya,
Cukup dengan I'm OK.
You know I am not.

Wednesday, August 17, 2011

m.a.s.a.l.a.h

Tadi pagi, begitu membuka mata, aku langsung lihat blackberry aku dan buka facebook. Well, kebanyakan dari status di facebook adalah keluhan tentang kehidupan mereka yang sangat berat; 'Kenapa harus bangun pagi?', 'Telat sahur.', 'Ditinggal pacar.', 'Bokek.' , dll.  Tapi ada satu status yang bener-bener menyiksa mata aku untuk melihatnya.
Well, nggak perlu aku kasi tau apa isi statusnya, tapi yang tulis status itu adalah temen aku sendiri. Temen deket kalau boleh dibilang.

Here's the thing. Kalau kita punya masalah, kita akan terus mencoba untuk menyikapinya. Tapi tiap orang berbeda. Kalau aku punya masalah, aku akan terusssssssssss tetap kepikiran walaupun aku udah mencoba untuk tidak memikirkan. Susahhhh rasanya buat aku untuk nggak kepikiran. Tapi, ada orang yang memang rileks dan santai banget. Orang kayak gini yang jarang banget stress. Nah, ada orang yang nampaknya nggak kepikiran padahal dalam hatinya udah berkecamuk rasa sedih, stress, atau perasaan yang lain.
Temen aku ini adalah orang yang nggak nampak stress nya. Tapi, dalam hatinya udah ada seratus ribu cara untuk melawan dan mencegah masalah itu. Dan dia lebih suka mencurahkan isi hatinya ke social networking daripada real friends dia (termasuk aku)

"Dengan masalah yang kita hadapi, diukur lah iman kita."
Teman, apapun masalah yang kita hadapi, PASTI ada jalan. Sesungguhnya di setiap kesusahan ada kemudahan. Allah hanya menguji kita sesuai kemampuan kita.
Jadi janganlah kita menzalimi diri kita sendiri. Janganlah sampai kita depresi, ingin mati, ingin keluarga yang lain, ingin ini dan akhirnya menyiksa diri kita sendiri. Ingatlah hidup ini hanya persinggahan ke kehidupan yang kekal di akhirat.
Jangan memendam perasaan dan kemudian mencurahkannya di social networking. Buat apa? Ingin simpati dari orang kah? Curahkan pada Tuhan semesta alam. Curahkan pada teman atau saudara yang paling kamu percaya. Curahkan pada lembaran-lembaran diary. Curahkan apada dinding yang kokoh tapi please teman, pikirkan seribu kali sebelum mencurahkannya di facebook, twitter atau social networking yang lain.